Langkah-Langkah Metodologi Keilmiahan dan Opini Pribadi Terkait dengan Tema
Langkah-Langkah Metodologi Keilmiahan
(Oleh : Yogi Supriyono)
Pengertian Metodologi
Metode sendiri bisa
diartikan ilmu yang mempelajari tentang metode-metode. Berasal dari bahasa
yunani yaitu Methodos. Metode adalah suatu ilmu tentang cara atau
langkah-langkah yang ditempuh dalam suatu disiplin tertentu untuk mencapai
tujuan tertentu. Menurut istilah “Metodologi” berasal dari bahasa yunani yakni methodos
dan logos, methodos berarti cara, kiat dan seluk beluk yang
berkaitan dengan upaya menyelesaikan sesuatu, sementara logos berarti ilmu
pengetahuan, cakrawala dan wawasan. Dengan demikian metodelogi adalah metode
atau cara yang berlaku dalam kajian atau penelitian.
Metodologi adalah masalah
yang sangat penting dalam sejarah pertumbuhan ilmu. Louay Safi mendefinisikan
metodologi sebagai bidang penelitian ilmiah yang berhubungan dengan pembahsan
tentang metode-metode yang digunakan dalam kajian fenomena alam dan manusia
atau dengan kata lain metodologi adalah bidang penelitian ilmiah yang
membenarkan, mendeskripsikan dan menjelaskan aturan-aturan, prosedur-prosedur
sebagai metode ilmiah.
2. Unsur-Unsur
Metodologi
Unsur – unsur metodologi
sebagaiaman telah dirumuskan oleh Anton Bakker dan Achmad Zubair dalm buku
Metodeologi Penelitian Filsafat (1994), antara lain sebagai berikut :
a.
Interpretasi
Artinya menafsirkan,
membuat tafsiran, tetapi yang tidak bersifat subjektif melainkan harus
bertumpuh pada evidensi objektif untuk mencapai kebenaran yang autentik.
b.
Induksi dan Deduksi
Dikatakan oleh Beerling,
setiap ilmu terdapat penggunaan metode induksi dan deduksi, menurut pengertian
siklus empiris.
c.
Koherensi Intern
Yaitu usaha untuk memahami
secara benar guna memperoleh hakikat dengan menunjukkan semua unsur structural
di lihat dalam suatu sruktur yang konsisten, sehingga benar-benar merupakan
internal structure atau internal relation.
d.
Holistis
Yaitu tinjauan secara
lebih dalam untuk mencapai kebenaran secara utuh, dimana objek dilihat dari
interaksi dengan seluruh kenyataannya.
e.
Kesinambungan Historis
Jika ditinjau dari
perkembangannya, manusia itu adalah makhluk historis. Manusia disebut demikian
karena ia berkembangan dalam pengalaman dan fikiran. Dalam perkembangan pribadi
itu harus dapat dipahami melalui suatu proses kesinambungan.
f.
Idealisasi
Proses untuk membuat
ideal, artinya upaya dalam penelitian untuk memperoleh hasil yang ideal atau
sempurna.
g.
Komparasi
Usaha memperbandingkan
sifat hakiki dalam objek penelitian sehingga dapat menjadi lebih jelas dan
lebih tajam. Komparasi dapat diadakan dengan objek lain yang sangat dekat
serupa dengan objek utama.
h.
Heuristika
Metode untuk mengatur
jalan baru secara ilmiah untuk memecahkan masalah. Heuristika benar-benar dapat
mengatur terjadinya pembaharuan ilmiah dan sekurang-kurangnya dapat memberikan
kaidah yang mengacu.
i.
Analogikal
Filsafah meneliti arti,
nilai dan maksud yang diekspresikan dalam fakta dan data. Dengan demikian, akan
dilihat analogi antara situasi atau kasus yang lebih terbatas dengan yang lebih
jelas.
j.
Deskripsi
Seluruh hasil penelitian
harus dapat dideskresikan. Data yang dieksplesitkan memungkinkan dapat dipahami
secara mantap.
3. Pengertian
Metodologi dalam Ilmu Pengetahuan
Metodologi adalah
pengkajian mengenai model atau bentuk metode- metode, aturan-aturan yang harus
dipakai dalam kegiatan ilmu pengetahuan. Jika dibandingkan antara metode dengan
metodologi, maka metodologi lebih bersifat umum dan metode lebih bersifat
khusus. Metode ilmiah yang digunakan mempunyai latar belakang yaitu
pengetahuan. Metode ilmiah sendiri harus berdasarkan fakta, bebas dari
prasangka, mengembangkan analisa, menghasilkan solusi untuk menyelesaikan
masalah, dan menghasilkan keputusan yang objektif.
a. Keunggulan metode ilmiah
Penerapan metode ilmiah di
setiap penyelesaian masalah dapat melatih kebiasaan berpikir yang sistematis,
logis, dan analitis.
b.
Keterbatasan metode ilmiah
Adanya kelemahan panca
indera maupun keterbatasan peralatan. Sulit untuk memilih fakta yang
benar-benar berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan.
Namun juga harus
memeperhatikan kekuranganyaMetode ilmiah menghasilkan ilmu yang berguna untuk
meningkatkan kesejahteraan manusia.
4. Susunan
Ilmu Pengetahuan
Definisi ilmu bagaikan
bangunan yang tersusun oleh batu bata. Unsur – unsur dasarnya tidak dapat dipenuhi
secara langsung dari alam sekitar tetapi melewati observasi.
Definisi dilakukan melalui
penjelasan istilah yang belum diketahui dengan memakai istilah – istilah yang
sudah diketahui. Istilah yang perlu didefinisikan disebut definiendum, yang mendefinisikan
definiens. Secara metodologis, definisi memajukan bahas ilmiah. Atau dalam
lingkup ilmu, definisi mengubah data observasi menjadi data yang dapat
dirumuskan secara lebih teoritis. Pengertian – pengertian dalam ilmu. Dalam
struktur struktur limas ilmu, ada lima asas yaitu observasi, empiris, istilah
terbuat, istilah timbrung, dan istilah teoritis.
5. Langkah-Langkah
dalam Ilmu Pengetahuan
1.
Merumuskan Masalah
2.
Mengumpulkan data
3.
Merumuskan hipotesis
4.
Membuat analisis untuk mendapatkan kesimpulan
5.
Penarikan kesimpulan
Kesimpulan
Metodologi penelitian membahas konsep teoritis berbagai metode.
Dapat pula dikatakan bahwa metodologi penelitian adalah membahas tentang
dasar-dasar filsafat ilmu dari metode penelitian, karena metodologi belum
memiliki langkah- langkah praktis, adapun derevasinya adalah pada metode
penelitian. Unsur-unsur metodologi meliputi
interpretasi, induksi dan deduksi, koherensi intern, holistis, kesinambungan
historis, idealisasi, komparasi, heuristika, analogikal, dan deskripsi. Sebagai obyek ilmu pengetahuan ialah dunia fenomenal, dan metode
pendekatannya berdasarkan pengalaman (experience) dengan menggunakan berbagai
cara seperti observasi, eksperimen, survey, studi kasus, dan sebagainya. Pengalaman-pengalaman
itu diolah oleh fikiran atas dasar hukum logika yang tertib. Data yang
dikumpulkan diolah dengan cara analitis, induktif, kemudian ditentukan relasi
antara data-data, diantaranya relasi kausalitas. Konsepsi-konsepsi dan
relasi-relasi disusun menurut suatu sistem tertentu yang merupakan suatu
keseluruhan yang terintegratif.
Opini Pribadi Terkait dengan Materi
Menurut saya metodologi merupakan salah satu cara berupa langkah-langkah
praktis untuk dalam memeperoleh ilmu dan
pengetahuan terkait dengan filsafat ilmu karena filsafat ilmu merupakan ilmu
yang dinamis yang selalu memiliki pembaruan pembaruan terkait ilmu dan
pengetahuan. Dalam memeproleh ilmu pengrtahuan tersebut langkah-langkah
metodologi dalam ilmu pengetahuan sangat penting sebagai jembatan untuk
menemukan ilmu-ilmu baru. Dalam langkah-langkah metodologi ini akan menemukan
ilmu baru berawal dari masalah yang ada kemudian akan dibuat dalam konsep
pemikiran, selanjutnya adanya hipotesis dengan menguji hipotesis tersebut
menghasilkan kesimpulan. Kesimpulan berupa hasil penelitian itulah yang nantinya sebgai dasar dari ilmu
yang akan digunakan.
Komentar
Posting Komentar