Struktur Filsafat
Pengenalan Tentang Filsafat dan Struktur Filsafat
1. Ilmu dan Pengetahuan
Ilmu adalah penegatahuan tentang fakta baik itu yang bersifat natural maupun sosial yang berlaku umum dan sistematis. Ilmu adalah pengetahuan yang sudah diatur menurut urutan dan arti serta menyeluruh dan sistematis.Ilmu adalah kumpulan dari ilmu yang tersusun, dimanapun dia berada ilmu itu sama. Ilmu adalah batang lidi yang sudah tersusun lidi yang kemudian jadi sapu diikat.
Pengetahuan adalah apa yang diketahui oleh manusia atau hasil pekerjaan manusia menjadi tahu, apa yang diketahui oleh seseorang tetntang suatu hal.sesuatu yang kita ketahui. Pengetahuan ibarat batang lidi yang berceceran. Ilmu sudah pasti pengetahuan dan pengetahuan belum tentu Ilmu.
Konsekuensi
A. Orang yang ingin berilmu perlu memiliki pengetahuan yang banyak dan memiliki pengetahuan tentang logika, matematika, statistika, dan bahasa, kemudian pengetahuan tersebut diolah dengan metode ilmiah
B. Untuk berpengetahuan seseorang cukup buka mata, buka telinga, pahami realita, hafalkan sampaikan.
2. Filsafat
A. Filsafat itu tidak “tidak membuat roti” (Louis O.Kattsof) apabila membuat roti membuat roti membutuhkan bahan filsfat adalah bukan bahannya, tapi sebelum kita memeprsuiapkan bahan. Filsafat adalah sesuatu yang paing awal sebelum ilmu itu ada. Langkah paling awal.
B. Filsafat mencoba mencari jawaban dari sesuatu dari sesuatu kemudian mempertanyakan lagi jawaban yang sudah ada (Louis O.Kattsof). atau lebih mudah dipahami filsafat itu kepo. Apabila sudah dapat maka akan di kepoin lagi. Anak kecil yang belum terbunuh kreatifitasnya merupakan salah satu filsuf, namun semakin tua aspek filsuf rasa ingin tahu semakin turun. Beda filsuf dan psikologi, psikologi itu kurvanya naik kemudian seiring bertambhnya usia di puncak kemudian turun. Filsafat adalah turun seiring bertambahnya waktu dan akan bertambah pada puncaknya.
Belajar Filsafat, untuk mempelajari mengetahui sejak kapan munculnya ilmu ilmu pengetahuan. agar mampu berpikir sistematis, kritis untuk menegetahui banyak hal dan memperoleh kebenaran.
Filsafat secara bahasa diambil dari bahasa arab falsafah dan dari yunani Philosophia. Philosiphia bentuk dari dua kata Philos yang berarti cinta tau suka, dan shopia yang artinya bijaksana. Maka secara eimologis filsafat berarti cinta kebijksanaan.
Definisifi Filsafat menurut Istilah
A. Plato, filsfat adalah ilmu pengetahuan yang berusaha mencari kebenaran yang asli, karena kebenaran mutlak ditangan Tuhan. Atau dengan singkat dikatakan pengetahuan tentang segala yang ada.
B. Aristoteles, filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang didalamnya terkandung ilmu metafisika, logika, retorika, politik, sosial budaya dan estetika.
C. Alfarabi (Filsuf besar islam), filsafat adalah pengetahuan tentang yang ada menurut hakikat sebenarnya.
D. Marcus Tulius Cicero (Politkus ahli pidato Romawi), filsafat sebagai pengetahuan tentang sesuatu yang maha agung dan usaha-uaha untuk mencapainya.
3. Struktur Filsafat
Struktur adalah komponen-komponen yang dibangun, struktur tersebut meliputi:
A. Menjadikan rasio sebagai alat utama.
B. Merasionalisasikan segala sesuatu yng ada dan yang mungkin ada dengan cara mendalam, logis, dan rasional.
C. Menjadikan semua objek ilmu pengetahuan kerjanya tidak mengenal kata akhir sebuah kebenaran, karena kebenaran telah terbukti.filsfat itu tidak puas dengan satu kebenaran.
D. Kebenaran yang bersifat observatif dan empiris bagi filsfat merupakan langkah awal menuju pencarian kebenaran hakiki.
E. Cara kerja rasio yang sistematis, radikal, dan spekulatif.
Objek kajian filsafat tidak terbatas pada sesuatu yang alamiah, bahkan sesuatu yang sebenarnya dzat yang menciptakan alam, yang tidak bersifat alamiah, yaktni Tuhan tak segan-segan dijadikan bahan perdebatan dan perbincangan filsafat.
Hubungan antara filsafat dengan program studi yang kita jalani sekarang adalah filsafat sejati akan menujukan bagian besar mungkin terbesar dari kebenaran berasal dari hal-hal yang nampak relevan
Komentar
Posting Komentar